Selasa, 12 Mei 2015

All About Long Distance Reationship (LDR)

Menurut saya, orang yang menjalin asmara itu dibagi menjadi 3 kelompok ;

1. Pacaran
2. Jomblo
3. LDR

Nah, dari pembagian diatas dari nama-namanya sudah sangat jelas perbedaan. Yang pacaran, sudah tentu punya pacar yang pastinya sudah melewati berbagai macam proses. Yang jomblo ada dua kemungkinan;yang pertama pernah pacaran tapi akhirnya pisah/putus. Dan yang kedua karena belum laku dan memang mebutuhkan berbagai macam proses juga. Hidup ini keras, mblo...! Dan yang ketiga adalah LDR, Singkatan dari Long Distance Relationship atau Hubungan Jarak jauh.

Tapi yang coba kita bahas disini adalah LDR. Oke, Mari kita mulai..

A. Syarat-syarat LDR.

Untuk menjadi PNS membutuhkan syarat, begitu juga dengan LDR. Namun, syarat-syarat LDR ini tidak banyak dan tidak terlalu ribet untuk dijalani. Adapun syarat-syaratnya sebagai berikut :

1. Punya pacar ; ini sudah sangat jelas mungkin. Dan tidak sembarang orang bisa melakukan LDR. Karena untuk menjalaninya juga perlu keahlian khusus. (klo mau privat silahkan inbox saya, oke skip)

2. Memiliki Smartphone. kenapa harus smartphone? atau kenapa tidak memakai HP biasa-biasa saja? Jadi begini, jika kalian ingin bahagia yang benar-benar bahagia, gunakanlah smartpohone untuk berkomunikasi. Karena ini bukan zaman penjajahan. Teknologi semakin maju, jadi manfaatkanlah semua yang ada walupun belum bisa menciptakan. Dengan smartphone para Distancer juga lebih mudah untuk 'ketemuan' via dunia maya dengan videocall atau hanya sekedar tukeran gambar. Dan alhasil memang seru.

B. Janji LDR

Pada point berikut, saya hanya mengutip kalimat dari Raditya Dika diambil dari Film Kambing Jantan.

Janji LDR :

1. Menjalankan Long distance Relationship dengan pacar-pacar kami
2. Akan menjaga komunikasi yang berkesinambungan
3. Untuk bertemu lagi dalam tempo yang sesingkat-singkatnya..

C. Kendala LDR

Semua setuju, hidup tak selamanya berjalan mulus. Ini hidup bukan paha Cherrybelle. LDR juga tak selamanya berjalan mulus. LDR juga punya kendala-kendala yang kerap dialami oleh para Distancer ini.

1. Jarak
Jelas ya, jarak adalah kendala nomer satu dan yang paling dibenci oleh orang-orang yang memang tidak sanggup untuk menahan rindu. jadi rumusnya seperti ini : Jarak = rindu. semakin jauh jaraknya, semakin besar rindu yang ada. Azek, keren yaah? Nah, makanya jangan pernah menyalahkan jarak. Jarak tercipta supaya rindu selalu tumbuh. Ingat, semua akan nikah pada saatnya. *Benerin kerah baju*

2. Operator / Pulsa.
LDR itu mahal, jadi jika kalian tidak ingin mengeluarkan uang banyak jangan pernah LDR. Masalah operator adalah kendala yang juga sangat terjadi. Tak jarang anak-anak LDR suka marah-marah karena memang Smsnya belum dibales. Jadi, pemilik operator harus bisa sabar jika anak LDR meng-kambinghitam-kan kalian. Makanya, saran kami jangan sering-seringlah bikin trouble karena ujung-ujungnya malah jadi problem. Dan jangan lupa towernya ditinggikan dan banyak-banyak bikin promo gratisan. Maunya... -_-'

3. Perbedaan waktu.
Anak LDR cenderung menjadi pribadi yang baik, sholeh, rajin menabung dan suka membantu nenek-nenek untuk menyebrang jalan. Karena juga saya berubah drastis semenjak menjalani LDR. Yang dulunya malas berdoa, sekarang doanya rajin banget. Bahkan, sebelum berdoa pun saya berdoa saking sholehnya saya. *curcol* . Kembali ke pembahasan, Perbedaan waktu juga menjadi kendala bagi mereka yang LDR. kenapa? mungkin karena sholeh-sholehahnya anak-anak LDR, mereka ingin saling mengingatkan waktu sholat, atau waktu makan. Makanya kendala itulah yang kerap dialami oleh anak-anak LDR. Tidak sedikit yang berantem akibat tidak diingetkan untuk 'jangan lupa makan siang' padahal baru jam 7 pagi. Ada yang kayak gitu. pokoknya banyak dah kasus-kasus lainnya.

....Ini kenapa tulisasnnya makin ngawur? Aaaah, bodo aah...

D. Pemicu tejadinya kesalahpahaman dalam LDR

Sebenarnya, pada poin ini saya hanya mengkaitkan dengan tulisan saya yang dulu tentang pemicu terjadinya kesalahpahaman dalam berpacaran. karena LDR itu adalah 'juga' pacaran. Maka saya gunakan saja, lagian nggak beda-beda jauh kok.

Ada 2 hal yang menjadi pemicu terjadinya kesalahpahaman dalam LDR :

1. Orang ke-3
Ada apa dengan orang ketiga? Kenapa dia harus berada pada posisi pertama? Jawabannya simpel, ada kebahagiaan yang belum mereka miliki. Orang ke-3 memiliki peran penting dalam masalah rusaknya sebuah hubungan. Mungkin banyak yang bertanya, kenapa harus orang ke-tiga? kenapa tidak dengan teman dekat, tetangga atau orang tua. Orang ke-3 disini masih umum. Tapi saya akan menyebutkan salah satu saja. Orang ke-3 adalah orang dalam. Dan mereka biasanya berada pada posisi yang paling strategis untuk menjalani misinya. Mereka ada dibagian tengah. Mereka menjadi teman ngobrol salah satu pihak, dan menjadi penengah jika terjadi masalah diantara kedua pihak (red:orang yang pacaran). Sebenarnya mereka adalah orang baik-baik. Dan jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda, mereka tidaklah seperti yang mereka tampakkan. Bahkan mereka lebih kejam daripada Mantan. Dan ciri-ciri orang ke-3 adalah menampakan sesuatu yang baik, dan menyembunyikan sisi lain darinya ; iri dan cemburu.
Dan biasanya orang ke-3 seringkali menjadi tempat curhat bagi mereka yg sedang dalam masalah. Maksud dan tujuannya tidak terlepas dari yang namanya 'Ngarep' atau juga ingin mendapatkan kebahagiaan seperti yang orang lain rasakan. (masih ada sambungannya kok. tunggu aja...!)

2. Mantan.
Lagi-lagi mantan, lagi-lagi mantan. Apa tidak ada pembahasan yang lain? Jadi begini, bagi yang belum pernah merasakan ke-galau-an yang dalam atau kalian tidak ingin mengatakan,'sakitnya tuh disini' jangan pernah mendekati apa yang namanya jatuh cinta. Awalnya memang indah, lebih indah daripada apa yang dirasakan Princess Syahrini ketika membuat video 'i feel free' di Eropa. Tapi, lama-kelamaan anda akan merasakan hal-hal heboh yang belum anda rasakan sebelumnya. Gangguan dan cobaan itulah yang akan membuat seseorang yang dulunya anda cinta akhirnya bertitel 'MANTAN'.

oke, kembali ke topik. Mantan juga berpotensi membuat hubungan menjadi kandas. Alasan-alasan mantan untuk melakukan itu semua sangat banyak. Salah satunya adalah dalam rangka BALAS DENDAM. Karena mantan terbuat dari panas yang membara dan akhirnya panas itu sulit padam jika belum membuat orang lain itu terbakar. Mantan juga sangat aktif untuk men-stalk-stalk anda dengan tujuan memantau semua prilaku yang anda lakukan. Dari hal kecil sampai hal-hal terbesar. Dari sini bisa disimpulkan mantan itu beda tipis sama haters. Bedanya, mantan adalah orang yang pernah kita kenal akhirnya membenci kita. Berangkat dari alasan membenci dan tidak mau melihat kebahagiaan kita dan ingin sekali menghancurkan hubungan kita dengan gebetan kita yang baru. Walaupun dia sudah punya yang lain, tapi gak mau kebahagiaan itu dirasakan seperti yang dia rasakan. Padahal, setiap orang punya cara masing-masing untuk bahagia.

Cara-cara yang dilakukan mantan untuk merusak hubungan kita adalah sebagai berikut. Yang pertama, denga menceritakan kepada orang lain keburukan kita dan akhirnya orang itu mengecap kita sebagai orang yang buruk. Padahal kan belum tentu juga. Yang kedua, dia sendiri yang turun tangan mengurusi kita.

E. Tips sukses LDR 

Hehe, masih dengan tulisan yang sama. Jadi bagi kalian yang mau melewati point ini silahkan saja karena sudah pernah membacanya. tapi sekali lagi, hanya sekedar mereview ulang juga nggak apa-apa, bukan? oke, ini dia tips sukses LDR :

1. Ketika telponan, usahakan berbicara sesuatu yang lucu-lucu. Soalnya, dari sini si gebetan akan berpikir, "di telpon aja lucu, apalagi klo udah ketemu". Manfaatkan momen ini dengan baik. Karena moodnya cewek itu bisa berubah hanya dalam waktu 2 detik. Awalnya cemberut, bentar lagi senyum, terus manyun, terus cemberut lagi. Gitu terus pokonya.

2. Hindari kata-kata yang bersifat 'gombalan-gombalan hangat' yg murahan.Karena anak LDR tidak butuh gombalan, mereka hanya butuh keyakinan. Soalnya ketika berhadapan sama ortu-nya yg dikatakan bukan gombal, tapi ngeyakinin mereka kalo kita bisa njagain anaknya.

3. Jangan pernah mesra-mesraan di sosial media.Menurut penelitian yang dikutip di fanspage Senyum Sajak, orang yang mesra-mesraan di sosmed biasanya tidak romantis di dunia nyata. Karena temanya adalah LDR, cukup saja mesra-mesraan di telpon.

4. Ketika gebetanmu bertanya, jawablah pertanyaannya dengan pertanyaan.Rasa ingin tahu yang tinggi adalah modal utama anak LDR. Jangan salahkan ketika banyaknya pertanyaan yang ditanyakan. Karena itu tandanya dia ingin sekali tahu kita itu seperti apa. Dan jangan langsung menjawab peryanyaan itu. Tapi beri tempo antara pertanyaan dan jawaban. ketika dia sudah menunggu, jawablah pertanyaan itu dengan pertanyaan. Otomatis dengan sendirinya dia akan mencoba menebak apa yang dia tanyakan tadi. Keren kan?

5. Jangan pernah membanding-bandingkan gebetan dengan mantan. Poin ke-5 ini kerap terjadi. Karena menurut survey, 5 dari 10 pasangan -sepihak- yang menjalin LDR mengatakan, obrolan yang paling asyik ketika telpon-telponan adalah bertemakan Mantan. Sebab, jika sudah begitu pasangan anda akan menjadi ektraSensi, apalagi yang lagi PMS. Karena ujung-ujungnya adalah mereka akan bilang, "yauda, balikan aja sama mantanmu itu, gue juga masih punya dia". Dan ini adalah true story..

6. Jangan biarkan gebetanmu menunggu kabar darimu.Kecenderungan anak LDR terhadap perhatian ganas. Berbanding lurus dengan tingkat kangen yang berlebih bahkan sampai level 12. Dalam LDR, perhatian adalah susuatu yang sakral. Tidak boleh diganggu gugat. Tidak boleh dilencengkan, dan tidak boleh kehilangan walaupun hanya satu moment. Makanya anak LDR harus pintar-pintar nggunain pulsa.

Mungkin, sampai disini dulu pembahasan tentang LDR atau Long Distance Relationship. Mohon maaf jika masih banyak tulisan yang salah. Saya harap, ambil baiknya saja. Yang kurang bermanfaat, abaikan saja. Mudah, bukan?


Salam, para pejuang jarak!!!

1 komentar: